Workshop report portal · 16–18 October 2026 · Aston Inn Mataram
MARVELEcotourism Knowledge Hub
Visual Boards & Infographics

SOP Pengelolaan & Pelayanan Ekowisata Sugian — Visual Board

Desa Sugian, Kabupaten Lombok Timur · papan visual SOP lengkap

Workshop resultUpdated 31 Oct 2026

The Sugian SOP board in full: why the procedure exists, who is involved, how a visitor is served from first inquiry to follow-up, and the service standard each step has to meet.

This board is the operational companion to the Sugian spatial board. It states the procedure as agreed in the workshop; the SOP register on this portal tracks each procedure's own status separately.

“Wisata Alam, Masyarakat Bergerak, Mangrove Terjaga”

Procedure as agreed in the workshop

This board records the procedure discussed with the Sugian working group. It is the reference for the SOP register; each numbered SOP on this portal still carries its own status and becomes binding only when the village adopts it.

Bagaimana membaca halaman ini#

Purpose, scope, principles and parties first — then the six-step visitor flow, the eight-component service standard, the safety and conservation SOPs, the forms, and the monitoring routine.

The original poster has not been uploaded yet. The transcription below is complete — the upload only adds the poster image.

Tujuan dan ruang lingkup#

BagianIsi
Tujuan SOPMenjamin pengelolaan dan pelayanan ekowisata mangrove Sugian berjalan aman, nyaman, berkualitas, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan mendukung konservasi.
Ruang lingkupSeluruh kegiatan pengelolaan dan pelayanan wisata di kawasan mangrove Sugian, mulai dari perencanaan, penerimaan pengunjung, pelayanan, keselamatan, pengelolaan lingkungan, monitoring, hingga evaluasi.

Prinsip utama#

01

Konservasi sebagai dasar#

02

Keselamatan utama#

03

Pelayanan berkualitas#

04

Manfaat ekonomi adil dan transparan#

05

Partisipasi masyarakat#

Pihak terlibat#

Pihak#

  • Pengelola Ekowisata Sugian
  • Pemerintah Desa
  • Kelompok Masyarakat (Pokdarwis)
  • Mitra/Operator (perahu, kuliner, pemandu)
  • Pemerintah Daerah & Instansi Terkait
  • Pengunjung

Alur pelayanan pengunjung — 6 tahap#

  1. 1

    Informasi & reservasi#

    Melalui WA, media sosial atau loket informasi; cek ketersediaan jadwal, kapasitas, jenis layanan; konfirmasi dan pencatatan data pengunjung.

  2. 2

    Kedatangan & registrasi#

    Penyambutan oleh petugas; registrasi pengunjung; pembayaran tiket; penyampaian informasi keselamatan dan aturan.

  3. 3

    Persiapan kegiatan#

    Pembagian perlengkapan (helm/pelampung jika perlu); briefing jalur, durasi dan aturan; penugasan pemandu lokal.

  4. 4

    Pelaksanaan wisata#

    Didampingi pemandu; mengikuti jalur yang ditentukan; edukasi tentang ekosistem mangrove; mematuhi aturan konservasi.

  5. 5

    Selesai kegiatan#

    Kembali ke titik awal; pengembalian perlengkapan; pengisian buku tamu/survei kepuasan; penyampaian pesan konservasi.

  6. 6

    Tindak lanjut#

    Pencatatan jumlah pengunjung; evaluasi pelayanan; tindak lanjut keluhan/saran; laporan harian untuk operator dan pemerintah desa.

Six steps from inquiry to follow-up, transcribed from the board.

Standar pelayanan#

NoKomponenStandar minimal
1InformasiTersedia informasi lengkap: harga, rute, durasi, aturan, kontak.
2PetugasRamah, memahami informasi dasar, memakai identitas.
3KeamananBriefing keselamatan, perlengkapan sesuai standar.
4KenyamananFasilitas bersih, jalur aman, area istirahat tersedia.
5EdukasiPenjelasan tentang mangrove, konservasi, budaya lokal.
6Waktu layananSesuai jadwal yang disepakati.
7Pengelolaan sampahTidak ada sampah tertinggal, prinsip bawa kembali (“take your trash”).
8Penanganan keluhanAda mekanisme pencatatan dan tindak lanjut.

Eight components. This is the standard the service is measured against, not a claim that it is already met.

SOP keselamatan#

Keselamatan#

  • Identifikasi bahaya: pasang surut, lumpur, akar tajam, cuaca buruk, kerusakan jalur, kelelahan perahu.
  • Pemeriksaan rutin: jalur tracking, jembatan, perahu, perlengkapan.
  • Briefing keselamatan sebelum kegiatan dimulai.
  • Perlengkapan standar: pelampung, P3K, alat komunikasi.
  • Prosedur keadaan darurat: evakuasi, pertolongan pertama, kontak darurat.
  • Pencatatan insiden: setiap kejadian dicatat dan dievaluasi.

SOP konservasi & pengelolaan lingkungan#

Konservasi#

  • Ikuti zonasi dan jalur yang ditentukan.
  • Tidak merusak mangrove, flora dan fauna.
  • Tidak mengambil biota atau bagian mangrove.
  • Batasi jumlah pengunjung sesuai daya dukung.
  • Kelola sampah dengan prinsip 3R.
  • Lakukan monitoring kondisi mangrove secara berkala.
  • Libatkan masyarakat dalam kegiatan konservasi.

Dokumen dan formulir#

Dokumen
Formulir reservasi pengunjung
Buku tamu
Form briefing keselamatan
Checklist perlengkapan
Form pemantauan lingkungan
Form insiden/kejadian penting
Laporan harian/mingguan/bulanan

Monitoring dan evaluasi#

01

Evaluasi pelayanan (kepuasan pengunjung)#

02

Evaluasi keselamatan (insiden, tindakan)#

03

Evaluasi kondisi lingkungan (monitoring mangrove)#

04

Evaluasi ekonomi (jumlah pengunjung dan pendapatan)#

05

Rapat evaluasi rutin bersama pengelola dan pemerintah desa#

Where this board is used on the site

The visitor flow and the service standard also appear on the Sugian operational management page, and the spatial companion board is Draft Visual Tata Ruang Sugian.

Supporting documents & downloads

One page can carry several PDF attachments. Until the documentation team uploads them, this section says so instead of offering an empty download.

Supporting documents will be available after publication.

Sources & references

Workshop visual boards prepared with the village working groups — MARVEL – Wahana Visi Indonesia, Lokakarya SOP Ekowisata, 16–18 Oktober 2026.

Editorial status: Workshop result.